oleh : Moh. Fatkhul Maskur
Bisnis.com, 25 Oktober 2007
JAKARTA : Bank Indonesia dan lembaga riset SEM Institute meluncurkan hasil penelitian 10 sektor unggulan usaha kecil dan menengah di DKI Jakarta.
Kesepuluh sektor unggulan tersebut mencakup hotel (pariwisata), suku cadang otomotif (perdagangan), barang elektronik (perindustrian), swalayan minimarket (perdagangan).
Selanjutnya, restoran (pariwisata), bengkel mobil (jasa), angkutan kapal motor (transportasi), mebel (perindustrian), dan bahan bangunan (perdagangan).
“Penelitian ini melibatkan 255 orang responden pejabat pemerintah, perbankan, asosiasi usaha kecil dan perguruan tinggi,” ujar Ekoludi Cahyadi, peneliti pada SEM Institute saat mempresentasikan hasil penelitian Pengembangan Komoditas Unggulan di Jakarta hari ini.
Komoditas, produk dan jenis usaha (KPJU) unggulan dirumuskan dengan tunjuan utama sebagai instrumen penciptaan lapangan kerja (0,587), peningkatan daya saing (0,272) dan pertumbuhan ekonomi (0,142).
KPJU juga dirumuskan dengan mempertimbangkan 11 kriterian, mencakup manajemen usaha (0,136), tenaga kerja terlatih (0,135), penyerapan tenaga kerja (0,128), peluang pasar (0,111), dan harga (0,183).
Selanjutnya, teknologi (0,082), modal (0,077), sosial budaya (0,076), sumbangan terhadap perekonomian daerah (0,067) sarana produksi (0,063) dan bahan baku (0,041).
Penetapan urutan kesepuluh sektor unggulan tersebut didasarkan pada penghitungan bobot peringkat komoditas unggulan di lima kota di DKI Jakarta. (ln)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar